Dear pemerintah, jika ingin memperbaiki jalan, mohon diperbaiki dengan benar, bukan sekadar ditambal dengan batu dan tanah
Deskripsi blog
RANGKAI INSPIRASI #3
Nurul Hidayah
8/31/20261 min read


Aku setiap hari melewati Jalan Cibungur untuk pulang-pergi kuliah karena jalurnya lebih dekat dibandingkan dengan jalan raya. Namun, kondisi jalan yang berlubang membuatku harus lebih berhati-hati, ditambah adanya beberapa polisi tidur yang cukup tinggi dan berdekatan. Perbaikan yang dilakukan terkadang hanya menutup lubang dengan batu atau tanah, sehingga jalan kembali rusak dalam waktu dekat.
Pengalaman yang paling membuatku khawatir adalah ketika hujan.
Lubang-lubang tertutup genangan air sehingga sulit memperkirakan kedalamannya dan harus memperlambat kendaraan untuk mencari jalur yang lebih aman. Kondisi tersebut tidak hanya membuat perjalanan terasa tidak nyaman, tetapi juga membuatku khawatir terjatuh atau terlambat sampai kampus.
Dari pengalaman itu, aku menyadari bahwa jalan yang bagus bukan sekadar soal kenyamanan saja, tetapi juga keamanan bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebagai mahasiswa yang setiap hari melewati Jalan Cibungur, aku ingin pemerintah memperbaiki jalan tersebut secara layak dan memastikan hasil perbaikannya aman bagi masyarakat.
Setiap perbaikan tidak hanya dilakukan dengan menambal lubang menggunakan batu atau tanah, tetapi diperbaiki dengan metode patching hotmix untuk kerusakan ringan dan rekonstruksi total untuk jalan yang rusak parah.
Kondisi jalan juga perlu diperiksa secara menyeluruh sebelum diperbaiki, termasuk mempertimbangkan keberadaan polisi tidur yang tinggi dan berdekatan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, aku ingin pemerintah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi Jalan Cibungur dan mendengarkan masyarakat di sana. Proses perbaikan juga perlu dilakukan secara transparan, mulai dari penggunaan anggaran hingga hasil pekerjaan. Setelah perbaikan selesai, pemerintah sebaiknya melakukan pemeriksaan kembali dan melibatkan masyarakat dalam menyampaikan laporan apabila kualitas jalan belum sesuai.
Dari kebijakan sederhana seperti memperbaiki jalan, aku berharap tidak ada lagi masyarakat yang harus mempertaruhkan keselamatannya untuk melewati jalan rusak. Jalan yang aman akan membantu mahasiswa pergi kuliah, pekerja beraktivitas, dan masyarakat menjalankan aktivitasnya tanpa rasa khawatir. Karena itu, mulailah melihat perbaikan jalan bukan hanya sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Ketika jalan diperbaiki dengan baik, masyarakat bukan hanya mendapatkan kenyamanan dan keselamatan, tetapi juga merasa bahwa pemerintah benar-benar mendengar dan memperhatikan kebutuhan mereka.
Foto: Unsplash/Jens Aber
Generasi PINTAR
More Empathy, Less Apathy
Kontak Kami
© 2025. All rights reserved.
Yogyakarta, Indonesia
Jakarta, Indonesia
